Minggu, 28 Maret 2010

DI UJUNG SEKARATMU

Dan akhirnya kau terkapar di di tepi duniamu

Meratapi takdir yang telah mengkhianati hidupmu

Menikmati sengal nafas terakhirmu


Dan lihatlah gagak-gagak hitam berarak,

mencium bau kematianmu

menanti busuk daging bangkaimu


Dan kau masih mengigau tentang kunang-kunang

Tentang malam-malam dengan seribu kenangan

Semua sudah berlalu sayangku...

,Maut telah merindukanmu...


Dan di ujung sekarat kau masih bertanya

Siapa yang telah bersekongkol dengan takdirmu

“Ya, inilah aku, iblis yang merencanakan kematianmu”


(sumardiono, tersungkur di tepi legamnya hitam)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar